Luhut Bohong! Akun Ini Bongkar Alasan Tesla Tak Akan Investasi di Indonesia meski Sudah Cicipi Kopiko

RepublikRI – Cek Fakta : Kehadiran Luhut dengan rombongan untuk bertemu dengan CEO Tesla, Elon Musk, sepertinya karena rasa penasaran atas gagalnya mereka berinvestasi di Indonesia untuk membuat pabrik.

Pertemuan Luhut dan Elon Musk sebagai pemilik Tesla memang ramai diperbincangkan, tak cuma di Indonesia, beberapa kantor pemberitaan luar negeri turut mengangkat momen tersebut.

Bagi Luhut, bertemu orang penting untuk urusan investasi seperti Elon Musk memang bukan kali pertama. Banyak tokoh-tokoh negara lain dan perusahaan luar yang sudah disambanginya agar mau berbisnis dengan Indonesia.

Namun pertemuan Luhut dan Elon Musk kali ini mendapatkan sorotan dari salah satu akun Twitter yang menganggap Tesla tidak akan bisa membuka kerja sama dengan Indonesia karena karena satu hal.

Meskipun hanya satu hal, namun akun tersebut yakin jika itu merupakan sesuatu yang sulit bagi Pemerintah Indonesia saat ini. Dalam sebuah thread di Twitter yang ramai dikomentari dan dicuitkan ulang itu, pemilik akun menjelaskan satu hal tersebut.

Di awal, pemilik akun menuliskan tentang adanya perusahaan besar di balik nama Tesla yang berpengaruh di pasar global.

“Tesla itu sebagian sahamnya dikuasai oleh Black Rock dan semua investasi BR harus ESG Complience. Selama tambang nikel Indonesia dilakukan dgn cara2 yg merusak alam jangan mimpi Elon masuk Indonesia. Cukup investor China yg menambang lalu meninggalkan kerusakan alam begitu saja,” tulis dalam akun Twitter partaisocmed, dikutip Hops.ID, Rabu, 27 April 2022.

Selanjutnya dia memaparkan apa dan siapa itu Black Rock dalam threadnya. Mulai dari pemiliki hingga sepak terjang.

“BR adalah perusahaan asset management terbesar di dunia yg dipimpin oleh Larry Fink. Nilai asetnya hanya kalah dari GDP US dan China saja. Tangan2 BR ada hampir semua dan bank besar dunia,” lanjutnya.

You might also like

- Advertisement -