Luhut Dicap Gagal Bikin Gerakan 3 Periode, Inikah Strategi Jokowi Selanjutnya?

RepublikRI – Politik : Luhut Binsar Pandjaitan kabarnya sudah tidak dilibatkan Presiden Jokowi dalam menyiapkan strategi gerakan tiga periode. Orang nomor satu di Indonesia itu kini memilih Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

Hal itu dibeberkan konsultan media dan politik, Hersubeno Arief yang mengaku mendapat informasi dari seorang wartawan senior terkait strategi Jokowi. Namun ia enggan mengungkap identitasnya.

Menurut laporan yang diterima Hersubeno, Jokowi menilai strategi yang diterapkan Luhut terkesan top-down komando tetapi kemudian berubah menjadi gerakan dari bawah.

“Seorang wartawan senior juga mengingatkan saya bahwa kemungkinan besar Jokowi ini bakal mengubah strateginya, tidak lagi lewat Luhut yang memang operasi operasinya terkesan bersifat top-down komando tapi berubah menjadi gerakan dari bawah,” katanya dikutip Hops.ID dari Pikiran Rakyat pada Jumat, 8 April 2022,

“Ini, gerakan dari bawah ini katanya sih di bawah kendali Menteri Sekretaris Negara Pratikno bekerjasama dengan staf-staf khusus Jokowi yang selama ini menemani dia sejak masih berada di Solo,” sambungnya.

Hersubeno kemudian mengaku, bahwa banyak yang meminta untuk berhati-hati soal pernyataaan Presiden Jokowi melarang menterinya berkoar mengenai wacana penundaan Pemilu 2024 dan jabatan tiga periode.

“Banyak yang mengingatkan saya agar berhati-hati dan tetap waspada menyikapi pernyataan Pak Jokowi bahwa dia melarang para menterinya untuk tidak lagi bicara soal penundaan pemilu dan fokus menangani krisis.”

Menurut Hersubeno, itu merupakan sinyal bahwa Presiden Jokowi menyerah melakukan gerilya politiknya untuk tiga periode.

“Pernyataan yang disampaikan oleh Jokowi Itu bisa diartikan bahwa dia sudah lempar handuk gitu ya kemarin saya mencoba menyimpulkan, menyerah untuk tidak melanjutkan gerilya politiknya untuk memperpanjang masa jabatan,” katanya.

You might also like

- Advertisement -