Media Barat Soroti Wacana Penundaan Pemilu 2024, ‘Jokowi Bisa Dijatuhkan Kemarahan Rakyat’

RepublikRI – Internasional : The Economist, berbasis di London menulis artikel berisi peringatan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang potensi gelombang kemarahan rakyat.

Jokowi menjadi sorotan media asing oleh sebab bola liar wacana penundaaan Pemilu 2024 atau juga perpanjangan masa jabatan Presiden.

Media Asing menyampaikan tentang masa depan Jokowi di tengah-tengah wacana yang terus dibakar oleh semua kalangan. Jokowi disebut sedang berada dalam kondisi memprihatinkan.

“The economist, media yang sangat terpengaruh dan prestisius dan berbasis di London Inggris, menurunkan sebuah artikel yang sangat menarik mengenai masa depan politik Jokowi,” tutur Konsultan media dan politik, Hersubeno Arief, dikutip Hops.ID dari Youtube Hersubeno Point, Senin, 28 Maret 2022.

Hersubeno menuturkan ulang isi artikel tersebut, yakni Jokowi sejak sekarang telah memasuki babakan penuh resiko alias digambarkan tengah menghadapi dua resiko menakutkan.

Dia menjelaskan, dua resiko kembar atau Twin Risk tersebut terdiri dari risiko politik dan risiko ekonomi. Jokowi digambarkan tengah berada dalam kemelut memperjuangkan dua masalah yang menakutkan dan mengancam terhadap keberlanjutan kekuasaanya.

“Dan dalam pengamatan the economist, Jokowi itu tengah menghadapi resiko politik dan ekonomi yang disebutnya sebagai resiko kembar atau Twin Risk,” ujarnya menjelaskan.

Jokowi menurut gambarannya diduga kuat menjadi inisiator dari munculnya wacana memperpanjang jabatan presiden.

“Jokowi digambarkan oleh the economist saat ini tengah berjuang memperpanjang masa jabatannya,” ucap Hersubeno.

You might also like

- Advertisement -