Nama Soeharto Dihilangkan dalam Keppres SU 11 Maret, Fadli Zon Skak Mahfud: Jangan Belokkan Sejarah!

RepublikRI – Opini : Nama Soeharto Dihilangkan dalam Keppres SU 11 Maret, Fadli Zon Skak Mahfud: Jangan Belokkan Sejarah!.

Partai Gerindra Fadli Zon bereaksi soal ramai narasi nama Soeharto dihilangkan dalam peristiwa bersejarah Serangan Umum 1 Maret 1949.

Fadli Zon menegaskan ada yang keliru memahami peran Soeharto dalam momen bersejarah tersebut, yang belakangan hangat disoroti gegera narasi nama Soeharto dihilangkan.

Merespons isu nama Soeharto dihilangkan melalui Keppres yang diteken Jokowi, Fadli Zon mengingatkan jangan sampai belokkan sejarah dong.

Fadli Zon meluruskan pemahaman Menkopolhukam Mahfud MD soal nama Soeharto dalam Serangan Umum 1 Maret 1949 tidak ada dalam Keppres terbaru.

Fadli yang merupakan pegiat sejarah ini mengatakan, justru pada momen itu Soeharto itu orangnya Panglima Besar Jenderal Soedirman dan berjasa dalam peristiwa itu.

“Pak Harto org kepercayaan Jend Sudirman. Perannya dlm Serangan Umum 1 Maret 1949 sangat besar n vital. Yg org lupa, waktu itu negara di tangan Pemerintah Darurat RI (PDRI) di bawah Sjafroeddin Prawiranegara dg ibukota di Bukittinggi. Ini strategi tunjukkan pd dunia RI masih ada,” jelas Fadli dalam cuitannya dikutip Hops.ID, Kamis 3 Maret 2022.

Nah dalam cuitan lainnya, Fadli Zon ini meluruskan penjelasan Mahfud menjawab protes soal nama Soeharto hilang dalam Keppres yang ditekan Presiden Jokowi.

Jadi Mahfud menjelaskan, memang nama Soeharto tidak dalam Keppres. Beberapa nama lain yang masuk dalam konsideran Keppres yang dimaksud.

Namun demikian, tegas Mahfud, nama Soeharto tetap diakui kok dalam Serangan Umum 1 Maret 1949. Mahfud berdalih, Keppres itu bukan buku sejarah.

You might also like

- Advertisement -