Teriakan ‘Presiden’ dan Strategi Pejabat ‘Dekati’ Hati Rakyat

RepublikRI – Opini : Mengenakan jas dengan dalaman kemeja putih, Anies Baswedan naik ke atas mimbar. Dia bercerita tentang upaya yang dilakukan selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta saat mengisi ceramah salat tarawih di Masjid UGM pada Kamis 7 April 2022.

Jemaah yang mendengarkan ceramah nampak duduk dengan khusyuk. Tak melulu serius, dia nampak sesekali melemparkan candaan kepada jemaah.

“Yogyakarta itu romantis sekali. Bagi yang punya kenangan,” kata Anies yang membuat jemaah tertawa.

Usai menyampaikan ceramah, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu langsung dihampiri oleh jemaah. Mereka bergantian mencoba menjabat tangan dan melakukan swafoto bersama.

Jemaah wanita berada di lantai dua hanya bisa menyerukan nama Anies dari kejauhan. Sesekali, dia membalas mereka dengan melambaikan tangan dan senyum.

Di tengah keriuhan itu, terdengar teriakan ‘Presiden’ dari sejumlah jemaah yang hadir. Teriakan itu sontak membuat jemaah lain turut menggemakan kata ‘Presiden’ dalam masjid yang berada di Karang Malang, Depok, Sleman itu.

Saat akan meninggalkan masjid, Anies masih terus dikerumuni jemaah. Mereka bersalawat sambil terus mengabadikan momen tersebut. Hingga akhirnya, mantan rektor Universitas Paramadina itu bisa keluar.Menanggapi teriakan tersebut, Anies menyebut jika dirinya masih fokus untuk merampungkan pekerjaannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Piye le jawab. Saya senang atas apresiasi teman-teman di sini (dukungan maju Presiden). Itu adalah apresiasi untuk masyarakat Jakarta juga pokoknya saya tuntaskan Jakarta dulu,” ungkapnya.

You might also like

- Advertisement -